Mahasiswa JI dan KPI FDKI IAIN SAS Babel Dibekali Pelatihan Desain Grafis untuk Hadapi Era Digital

avatar Administrator
Administrator

9 x dilihat
Mahasiswa JI dan KPI FDKI IAIN SAS Babel Dibekali Pelatihan Desain Grafis untuk Hadapi Era Digital

JI.IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Sebanyak 40 mahasiswa dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Program Studi Jurnalistik Islam (JI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Mengenal Prinsip Dasar Desain Grafis” secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 6 Desember 2024.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan kompetensi mahasiswa di bidang komunikasi visual, sekaligus respons terhadap kebutuhan keterampilan desain grafis di era digital yang terus berkembang. Webinar tersebut juga menjadi ruang belajar kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan praktisi profesional dalam memperluas wawasan mengenai dasar-dasar desain grafis.

Dalam sambutannya, dosen pengampu mata kuliah Desain Komunikasi Visual, Rafles Abdi Kusuma, M.A., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan asosiasi profesi desainer grafis yang telah berkontribusi sebagai dosen tamu dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa keterampilan desain grafis saat ini menjadi salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.

Rafles juga menjelaskan bahwa webinar ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Jurnalistik Islam dan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, bersama asosiasi profesi desainer grafis yang memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan kegiatan.

Sebagai narasumber utama, hadir M. Zaky Pratama, A.Md., seorang praktisi sekaligus desainer grafis profesional yang juga merupakan pengurus asosiasi KDG. Dalam pemaparannya, Zaky menjelaskan secara mendalam berbagai prinsip dasar desain grafis, mulai dari penggunaan warna, tipografi, hingga tata letak.

Selain itu, ia juga membagikan teknik-teknik sederhana untuk menghasilkan desain visual yang menarik, serta memperkenalkan sejumlah tools desain yang mudah digunakan oleh pemula. Materi tersebut disampaikan secara praktis dan aplikatif sehingga dapat dipahami dengan baik oleh para peserta, khususnya mahasiswa yang baru mulai mengenal dunia desain grafis.

Selama webinar berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Interaksi yang terbangun selama kegiatan menunjukkan bahwa tema desain grafis memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, baik untuk kepentingan akademik maupun profesional.

Kegiatan webinar berakhir pada pukul 16.00 WIB dan ditutup dengan pesan dari moderator yang mengingatkan para peserta agar ilmu yang telah diperoleh tidak berhenti pada tataran teori, tetapi juga dipraktikkan dalam berbagai konteks, baik di lingkungan perkuliahan maupun dalam dunia kerja.

Secara umum, webinar ini mendapatkan respons positif dari peserta dan menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi profesional. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi dan industri kreatif di era digital.