JI.IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Menjelang proses akreditasi, Program Studi Jurnalistik Islam (JI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar Pendampingan Akreditasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan program studi menuju capaian akreditasi yang lebih baik. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Jurnalistik Islam, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, serta sejumlah stakeholder dari berbagai instansi.
Pendampingan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 13–14 Oktober 2025, bertempat di Gedung Terpadu IAIN SAS Bangka Belitung. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Rama Kertamukti, S.Sos., M.Sn. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai narasumber yang memberikan pendampingan dalam penguatan berbagai aspek terkait akreditasi program studi.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.S.I., pada Senin, 13 Oktober 2025. Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya proses penguatan internal program studi dalam menghadapi tahapan akreditasi, sekaligus menunjukkan dukungan institusi terhadap pengembangan mutu akademik di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag. menyampaikan bahwa saat ini dunia jurnalistik sedang berada pada momentum yang sangat strategis. Menurutnya, era sekarang dapat disebut sebagai masa keemasan dunia jurnalistik, karena kebutuhan terhadap informasi, media, dan keterampilan komunikasi terus mengalami peningkatan. Ia juga menegaskan bahwa di berbagai daerah di luar Bangka, Program Studi Jurnalistik termasuk salah satu program studi yang cukup diminati oleh mahasiswa.
Sementara itu, Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.S.I., menekankan bahwa dunia digital kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Kehadiran teknologi, media sosial, dan perangkat digital menjadikan aktivitas jurnalistik semakin relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Dengan gadget di genggaman, kita bisa menciptakan konten bahkan menghasilkan cuan. Itu bukti betapa dekatnya dunia jurnalistik dengan kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Program Studi Jurnalistik Islam diharapkan semakin siap, terarah, dan termotivasi dalam menghadapi proses akreditasi. Pendampingan ini juga menjadi ruang evaluasi dan penguatan bagi seluruh unsur program studi agar dapat menampilkan kualitas akademik, tata kelola, dan daya dukung kelembagaan secara maksimal.
Selain berorientasi pada target akreditasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Program Studi Jurnalistik Islam untuk terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan jurnalistik yang berbasis nilai-nilai Islam, khususnya di Bangka Belitung. Dengan dukungan pimpinan, dosen, dan stakeholder, Prodi Jurnalistik Islam optimistis dapat melangkah lebih mantap menuju akreditasi unggul.