JI.IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel), sukses menyelenggarakan webinar bertema “Representasi dan Konstruksi Gender dalam Media di Era Society 5.0” secara daring melalui meeting room pada Kamis, 3 Agustus 2023.
Kegiatan ini menghadirkan Frince Zeswa, jurnalis iNews TV Bangka Belitung yang juga dikenal sebagai aktivis gender yang aktif di kalangan anak muda, sebagai pemateri utama. Webinar ini menjadi ruang diskusi akademik yang membahas bagaimana media merepresentasikan gender serta bagaimana konstruksi gender terbentuk di tengah perkembangan masyarakat digital era Society 5.0.
Penyelenggaraan webinar ini merupakan salah satu bentuk realisasi pembelajaran dari mata kuliah Media dan Gender pada Program Studi Jurnalistik Islam. Mata kuliah tersebut menjadi salah satu kekhasan akademik yang memperkuat keilmuan mahasiswa dalam membaca isu-isu media, komunikasi, dan gender secara kritis dan kontekstual.
Webinar dilaksanakan secara terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Selain itu, peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai juga memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam forum akademik tersebut.
Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, Rafles Abdi Kusuma, M.A., dalam pesannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti materi dengan baik hingga akhir kegiatan agar wawasan yang disampaikan dapat dipahami secara utuh dan memberi manfaat.
“Dan harapan semoga webinar seperti ini terus berlanjut agar bisa tetap mengedukasi teman-teman yang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Atikah Dewi Utami, M.Si., selaku dosen pengampu mata kuliah Media dan Gender, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Jurnalistik Islam yang mampu menyelenggarakan webinar sebagai salah satu luaran pembelajaran di kampus. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berhenti pada ruang kelas, tetapi juga dapat diwujudkan dalam forum ilmiah yang lebih luas dan melibatkan masyarakat umum.
Ia juga menegaskan bahwa isu gender hingga saat ini masih menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan. Karena itu, webinar ini diharapkan dapat menjadi wadah diskusi yang produktif untuk membahas berbagai persoalan gender dalam media, sekaligus meningkatkan kesadaran kritis peserta terhadap representasi gender di ruang publik.
Antusiasme peserta yang tinggi terlihat dari banyaknya peserta yang bergabung serta aktif mengajukan pertanyaan kepada pemateri selama sesi diskusi berlangsung. Partisipasi tersebut menjadi indikator bahwa webinar ini berhasil menarik perhatian publik dan berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam IAIN SAS Babel menunjukkan kemampuan mereka dalam mengelola kegiatan akademik yang relevan dengan isu-isu kontemporer. Webinar ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam menghadirkan ruang edukasi publik yang kritis, terbuka, dan bermanfaat.