Prodi Jurnalistik Islam FDKI IAIN SAS BABEL Gelar Diskusi Ilmiah Diseminasi Penelitian Mahasiswa

avatar Administrator
Administrator

6 x dilihat
Prodi Jurnalistik Islam FDKI IAIN SAS BABEL Gelar Diskusi Ilmiah Diseminasi Penelitian Mahasiswa

JI.IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Himpunan Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi Ilmiah Diseminasi Penelitian Mahasiswa: Hasil Penerapan Hybrid-Project Based Learning pada Jumat, 8 Juli 2022. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Virtual Meeting dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusiasme.

Diskusi ilmiah tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, Rafles Abdi Kusuma, M.A., kemudian Kaprodi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, Dr. Nikmarijal, M.Pd., sebagai narasumber, serta Gustin, M.Pd., yang turut hadir sebagai narasumber. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh 28 tim penelitian yang berasal dari berbagai program studi di lingkungan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.

Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi salah satu wadah akademik bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan ilmiah secara langsung, khususnya dalam memaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan di lapangan. Penelitian tersebut berkaitan dengan mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan, yang kemudian diseminasi hasilnya dipresentasikan oleh masing-masing tim dalam forum ilmiah.

Kegiatan diskusi dibuka secara resmi oleh Rafles Abdi Kusuma, M.A. selaku Kaprodi Jurnalistik Islam. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah bersedia hadir dan berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan semangat kepada seluruh tim penelitian agar dapat menyampaikan hasil penelitiannya dengan sebaik-baiknya.

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Nikmarijal, M.Pd. dan Bapak Gustin, M.Pd. yang pada kesempatan kali ini sudah bersedia menjadi narasumber serta telah mengajak Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Islam untuk berkolaborasi menyukseskan diskusi ilmiah ini. Harapan saya, acara ini dapat berjalan lancar meskipun kita melaksanakannya secara virtual meeting yang tentunya terdapat kendala lainnya. Dan untuk 28 tim penelitian yang akan memaparkan hasil penelitian, lakukanlah presentasi sebaik-baiknya,” ujar Rafles.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan hasil penelitian oleh 28 tim. Setiap tim mempresentasikan temuan penelitiannya secara bergantian, sehingga forum ini menjadi ruang pembelajaran yang aktif dan interaktif. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk melakukan penelitian, tetapi juga dituntut untuk mampu menyampaikan hasil kajiannya secara sistematis, argumentatif, dan ilmiah.

Di akhir sesi presentasi, kedua narasumber memberikan tanggapan terhadap hasil penelitian yang telah dipaparkan. Berbagai masukan, saran, dan kritik konstruktif disampaikan guna menyempurnakan hasil penelitian mahasiswa, sekaligus menjadi bekal penting bagi mereka dalam mengembangkan kemampuan akademik pada tahap berikutnya.

Dalam tanggapannya, Dr. Nikmarijal, M.Pd. menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, penerapan Hybrid-Project Based Learning pada mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan yang diwujudkan melalui penelitian mahasiswa merupakan langkah yang sangat baik, terlebih penelitian tersebut dilakukan oleh mahasiswa yang masih berada pada semester awal.

“Kegiatan H-PBL pada penerapan mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan ini dengan dilaksanakannya penelitian mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung sangat apresiatif, apalagi mahasiswa yang meneliti ini baru semester 2,” ujar Nikmarijal.

Melalui kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam menunjukkan komitmennya dalam mendukung budaya akademik yang produktif dan kolaboratif di lingkungan kampus. Diskusi ilmiah semacam ini diharapkan dapat terus menjadi ruang pengembangan intelektual mahasiswa, sekaligus mendorong peningkatan kualitas penelitian dan kemampuan presentasi ilmiah di kalangan mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung.