Prodi Jurnalistik Islam FDKI IAIN SAS BABEL Gelar Konferensi Nasional Jurnalisme Ke-1 dalam Peringatan HANI 2022

avatar Administrator
Administrator

2 x dilihat
Prodi Jurnalistik Islam FDKI IAIN SAS BABEL Gelar Konferensi Nasional Jurnalisme Ke-1 dalam Peringatan HANI 2022

JI.IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Program Studi Jurnalistik Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar Konferensi Nasional Jurnalisme Ke-1 dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap 26 Juni. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 29 Juni 2022, bertempat di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung dan diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Atikah Dewi Utami, M.Si.

Konferensi nasional ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.S.I., Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien, S.H., S.I.K., M.AP., serta Dekan FDKI IAIN SAS Babel, Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para staf BNNP dan didukung melalui kerja sama dengan sejumlah mitra, yakni LP2M IAIN SAS Babel, STISIPOL Babel, UNISA Jogja, dan UNIB.

Dalam sambutannya, Dekan FDKI IAIN SAS Babel, Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda yang sangat menarik dan mendapat apresiasi dari Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia juga menyampaikan terima kasih atas respons positif serta dukungan penuh yang diberikan terhadap pelaksanaan konferensi nasional ini.

Sementara itu, Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.S.I., menegaskan bahwa kegiatan jurnalistik memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Menurutnya, jurnalistik tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik yang dapat membantu menyosialisasikan bahaya narkotika kepada masyarakat luas.

“Terkait dengan kegiatan ini kita tahu bahwa jurnalistik adalah salah satu kegiatan dan berperan aktif dalam membantu BNN dan kita semua dalam mensosialisasikan tentang bahayanya narkoba,” ujar Dr. Irawan.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan konferensi juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama secara simbolik antara IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dengan BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor IAIN SAS Babel bersama Kepala BNNP Kepulauan Bangka Belitung sebagai bentuk penguatan sinergi kelembagaan dalam bidang edukasi, pencegahan, dan kampanye anti narkoba.

Konferensi Nasional Jurnalisme ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang profesi dan keilmuan, yakni Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien, Perwakilan ASPIKOM Korwil Bangka Belitung, Achmad Riyadi, serta Content Producer Kompas.TV, Laura Elvina. Kehadiran para narasumber ini memberikan sudut pandang yang komprehensif mengenai bahaya narkoba dan pentingnya peran media dalam upaya pencegahannya.

Dalam paparannya, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien menegaskan betapa besar ancaman narkotika terhadap generasi bangsa. Ia menyampaikan pesan sederhana namun kuat agar masyarakat lebih mudah memahami dampak buruk narkoba.

“Ada tiga pilihan apabila ada yang bertanya narkoba itu apa, jawab saja: kuburan, penjara, dan rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemahaman terhadap bahayanya narkotika terhadap generasi bangsa untuk mewujudkan Bersinar (Bersih Narkotika), Tolak Narkoba, War on Drugs,” ujarnya.

Sementara itu, Laura Elvina menyoroti pentingnya peran media dalam pemberantasan dan pencegahan narkoba. Menurutnya, masyarakat harus memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah menerima dan menyebarkan informasi tanpa proses penyaringan yang tepat.

“Critical thinking menjadi cara bagi masyarakat agar mampu menyaring informasi yang benar dan salah sebelum membuat keputusan dalam mengadopsi informasi tersebut,” ujar Laura Elvina.

Penyelenggaraan Konferensi Nasional Jurnalisme Ke-1 ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, baik di kalangan anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang tua, dapat dicegah melalui edukasi, penguatan literasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Jurnalistik Islam IAIN SAS Babel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum akademik yang responsif terhadap isu-isu strategis di tengah masyarakat. Konferensi ini tidak hanya menjadi ruang diskusi ilmiah, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan moral untuk membangun generasi bangsa yang lebih sadar, kritis, dan bebas dari narkoba.