JI.IAINSASBABEL.AC.ID, BANGKA - Film dokumenter berjudul Lisa, Mutiara dari Pulau Pongok hadir sebagai potret inspiratif tentang perjuangan, ketekunan, dan semangat belajar seorang mahasiswi yang berhasil mencatatkan prestasi membanggakan pada tahun 2023. Film ini mengangkat sosok Lisa, putri daerah asal Pulau Pongok, yang dikenal sebagai lulusan tercepat dari Program Studi Jurnalistik Islam pada tahun 2023.
Melalui narasi yang menyentuh, dokumenter ini menampilkan perjalanan Lisa sejak berasal dari wilayah kepulauan hingga mampu menorehkan capaian akademik yang membanggakan. Di tengah berbagai tantangan yang tidak ringan, baik dari sisi geografis maupun dinamika kehidupan mahasiswa, Lisa menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Semangat, disiplin, dan komitmennya dalam menempuh pendidikan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan dalam film ini.
Di Sutradarai oleh Rafles Abdi Kusuma, M.A, film dokumenter ini mengangkat tentang keberhasilan Lisa lulus sebagai mahasiswa tercepat. Hal itu tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, khususnya mereka yang berasal dari daerah kepulauan dan wilayah terpencil. Sosok Lisa merepresentasikan semangat generasi muda yang gigih, percaya pada mimpi, serta mampu membuktikan bahwa kualitas dan prestasi dapat lahir dari mana saja, termasuk dari Pulau Pongok yang kaya akan nilai kehidupan dan keteguhan karakter.
Film dokumenter Lisa, Mutiara dari Pulau Pongok juga memperlihatkan bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam membuka jalan perubahan sosial. Kisah Lisa menjadi bukti nyata bahwa akses pendidikan tinggi dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki nilai perjuangan, keteladanan, dan daya inspirasi yang kuat bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan begitu, film dokumenter ini diharapkan mampu menggugah semangat penonton untuk terus belajar, berjuang, dan berkontribusi. Lisa bukan hanya sekadar lulusan tercepat Program Studi Jurnalistik Islam tahun 2023, melainkan juga simbol harapan, kerja keras, dan mutiara berharga dari Pulau Pongok yang patut diapresiasi.
Kehadiran film dokumenter ini menjadi bentuk penghormatan atas capaian Lisa sekaligus pengingat bahwa setiap anak daerah memiliki peluang yang sama untuk bersinar. Lisa, Mutiara dari Pulau Pongok tidak hanya bercerita tentang kelulusan, tetapi juga tentang mimpi yang dirawat dengan kesungguhan hingga akhirnya berbuah prestasi.