JI.IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Program Studi Jurnalistik Islam (Prodi JI) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) terus memantapkan persiapan menghadapi asesmen lapangan secara daring yang akan dilaksanakan pada 22–23 November 2021. Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, Prodi Jurnalistik Islam menggelar rapat koordinasi dan simulasi asesmen lapangan di Ruang Rapat Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Jumat (19/11/2021).
Kegiatan ini dihadiri oleh tim akreditasi Program Studi Jurnalistik Islam yang secara intensif terus bekerja menyiapkan berbagai dokumen dan data dukung yang dibutuhkan dalam proses asesmen. Rapat koordinasi dan simulasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, bersama seluruh tim yang terlibat dalam proses akreditasi.
Pelaksanaan rapat dan simulasi ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul saat asesmen lapangan daring berlangsung. Persiapan yang matang dinilai sangat penting agar seluruh tahapan asesmen dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan harapan.
Adapun asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang dijadwalkan melakukan penilaian terhadap Program Studi Jurnalistik Islam ialah Dr. Drs. Najahan Musyafak, M.A., dosen UIN Walisongo Semarang, dan Dr. H. Shulkan Chakim, M.M., dosen IAIN Purwokerto.
Saat membuka kegiatan, Kaprodi Jurnalistik Islam, Amrullah, M.S.I., menyampaikan semangat dan apresiasi kepada seluruh tim akreditasi yang telah bekerja keras mempersiapkan proses asesmen. Ia berharap seluruh rangkaian asesmen nantinya dapat berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik bagi program studi.
“Perlu kesatuan langkah, kesatuan paham, kesatuan hati, sehingga kita saling menguatkan. Tentu sekali lagi atas nama Kaprodi saya menyampaikan apresiasi kepada tim akreditasi Prodi Jurnalistik Islam,” ujar Amrullah.
Ia menegaskan bahwa seluruh persiapan harus dilakukan secara matang guna meminimalisir kemungkinan terjadinya kendala teknis pada saat asesmen lapangan daring. Menurutnya, proses akreditasi Program Studi Jurnalistik Islam memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya bagi program studi itu sendiri, tetapi juga sebagai salah satu faktor pendukung utama bagi akreditasi institusi.
“Persiapan harus dilakukan dengan matang guna meminimalisir kesalahan teknis yang mungkin terjadi. Jangan sampai apa yang sudah kita persiapkan ada kesalahan teknis. Akreditasi Prodi JI ini sangatlah penting karena merupakan faktor penunjang utama akreditasi institusi. Program Studi Jurnalistik Islam dalam rangka mencapai predikat prodi yang unggul sebagaimana yang dicita-citakan bersama sesuai dengan visi misi IAIN SAS Babel,” katanya.
Melalui simulasi tersebut, tim akreditasi berupaya memastikan bahwa seluruh tahapan asesmen berjalan maksimal, dengan harapan Program Studi Jurnalistik Islam dapat memperoleh hasil baik sekali atau bahkan unggul. Simulasi ini sekaligus menjadi sarana untuk memantau kesiapan tim, khususnya terkait kelengkapan dokumen dan data pendukung yang akan dinilai asesor.
Berbagai aspek yang menjadi fokus persiapan dalam simulasi ini meliputi sistem tata pamong, sarana dan prasarana, sumber daya manusia dosen, jumlah mahasiswa, masa studi mahasiswa, masa tunggu lulusan memasuki dunia kerja, keuangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan sejumlah komponen pendukung lainnya yang menjadi bagian dari instrumen akreditasi.
Di akhir kegiatan, Amrullah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama dalam proses persiapan akreditasi ini. Ucapan terima kasih tersebut ditujukan kepada seluruh dosen Program Studi Jurnalistik Islam, Dekan FDKI, tenaga kependidikan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, LPM, TIPD, Perpustakaan, alumni, serta mahasiswa aktif yang telah turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian akreditasi program studi.
“Atas kerja sama semuanya dapat menentukan nilai akreditasi prodi. Dan semoga semua amal ibadahnya mendapatkan pahala yang setimpal dari Allah SWT,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi dan simulasi ini, Program Studi Jurnalistik Islam IAIN SAS Babel menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi asesmen lapangan daring. Semangat kebersamaan, kesiapan dokumen, serta dukungan seluruh elemen diharapkan menjadi modal penting untuk meraih hasil akreditasi terbaik bagi kemajuan program studi dan institusi.