JI.IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Program Studi Jurnalistik Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik melalui kegiatan Bimbingan Reportase. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis program studi dalam memperkuat keterampilan mahasiswa, khususnya pada aspek peliputan, pengumpulan data, wawancara, serta penyusunan berita yang baik dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Mahasiswa mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga kemampuan praktis yang dibutuhkan dalam dunia jurnalistik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk memahami bahwa reportase merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh calon jurnalis.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh arahan mengenai tahapan-tahapan penting dalam reportase, mulai dari menentukan isu, membaca situasi lapangan, melakukan observasi, menggali informasi dari narasumber, hingga menyusun hasil liputan menjadi naskah berita yang runtut, akurat, dan layak dipublikasikan. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dinamika praktik jurnalistik di lapangan.
Pemateri bimbingan reportase ialah Dosen Jurnalistik Islam IAIN SAS Bangka Belitung Rahayu Rahmadini, M.I.Kom yang diadakan secara offline dan online. "Alhamdulillah kegiatan bimbingan reportase hari ini berjalan dengan lancar, diharapkan setelah kegiatan ini dapat membagikan pengetahuan yang didapat. Dan pelatihan ini khusus bagi mahasiswa Jurnalistik Islam agar mereka nanti bisa menjadi seorang reportase yang profesional," ujar Rahayu Rahmadini.
Kegiatan bimbingan reportase juga menjadi ruang pembelajaran yang penting bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan terhadap fakta, ketelitian dalam memverifikasi informasi, serta kecermatan dalam memilih sudut pandang berita. Di era informasi yang berkembang sangat cepat, kemampuan tersebut menjadi modal utama bagi mahasiswa jurnalistik untuk menghasilkan karya jurnalistik yang bertanggung jawab dan bernilai informatif bagi masyarakat.
Selain memperkuat aspek teknis, bimbingan ini turut menanamkan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya etika dalam kerja jurnalistik. Mahasiswa dibimbing untuk tidak hanya berorientasi pada kecepatan memperoleh informasi, tetapi juga menjaga akurasi, objektivitas, dan keberimbangan dalam penyajian berita. Dengan demikian, kegiatan ini tidak sekadar meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun karakter profesional calon jurnalis.
Melalui pelaksanaan bimbingan reportase ini, Program Studi Jurnalistik Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berharap mahasiswa semakin siap untuk menerapkan ilmunya dalam berbagai bentuk praktik jurnalistik, baik di lingkungan akademik maupun di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di Program Studi Jurnalistik Islam diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki kemampuan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia media dan komunikasi.